CFD adalah instrumen yang kompleks dan memiliki risiko tinggi kehilangan uang dengan cepat akibat leverage. Lakukan trading hanya dengan uang yang mampu Anda tanggung kerugiannya.
Buka Akun Exness →

Cara OP di Exness: Buka Posisi, Pasang Stop Loss dan Take Profit

OP artinya buka posisi. Urutan yang kebaca: tentuin jarak stop loss dulu, baru hitung ukuran lot dari situ. Trading CFD berisiko tinggi dan dapat menimbulkan kerugian.

Buka Akun Exness →

Beroperasi sejak 2008  ·  Dana klien terpisah  ·  Proteksi saldo negatif

OP di Exness artinya open posisi — buka posisi baru. Di MT4, MT5 dan aplikasi Exness Trade, stop loss dan take profit diisi di jendela order sebelum order dikirim. Kalau kolomnya nggak bisa diisi karena mode Market Execution, kirim dulu ordernya, terus di tab Trade klik kanan posisinya, pilih Modify, isi Stop Loss dan Take Profit, lalu simpan. Keduanya disimpan di server broker, jadi tetap berlaku meski terminal ditutup atau HP mati. Urutan yang kebaca: tentuin jarak SL dulu, hitung ukuran lot dari jarak itu, baru buka posisi.

Yang perlu beres sebelum klik Buy

Urutan yang kebaca: SL dulu, lot belakangan

Kebanyakan orang nentuin lot dulu, baru pasang SL seadanya. Hasilnya, besar kerugian jadi untung-untungan. Dibalik urutannya, hasilnya jauh lebih kebaca.

Urutannya begini. Tentuin dulu di harga berapa analisa Anda dianggap gagal — kalau harga sampai situ, alasan masuk udah nggak berlaku. Jarak dari harga masuk ke titik itu = SL. Habis itu tentuin berapa uang yang siap hilang kalau SL kena. Terakhir baru hitung ukuran lot yang bikin dua angka itu ketemu.

Dengan urutan ini, ukuran lot jadi hasil hitungan dan bukan tebakan.

Satu hal yang sering kelewat: ukuran lot dibatasi dua hal sekaligus — risiko kalau SL kena, dan margin bebas yang ada di akun. Yang dipakai selalu angka yang lebih kecil dari keduanya. Lot yang lolos hitungan risiko tapi nggak ketutup margin bakal ditolak terminal, dan lot yang muat di margin belum tentu masuk akal dari sisi risiko. Modal awal dan jenis akun ikut nentuin margin bebas; syarat per jenis akun ada di halaman minimum deposit akun Pro dan Raw Spread.

Baca dulu angkanya: nilai per poin, spread, swap, volume minimum

Hitungan lot butuh satu angka: berapa nilai satu poin gerakan buat satu lot di instrumen itu. Angkanya beda jauh antar instrumen dan nggak bisa dipindah begitu aja dari satu simbol ke simbol lain.

Dari spesifikasi kontrak yang diukur pada feed MT5 Exness sendiri (akun Standard): EURUSDm pakai kontrak 100.000 unit dengan nilai tick 1,0; emas XAUUSDm pakai kontrak 100 ons, digits 3, point 0,001. Buat emas artinya 1 poin = 0,1 USD per lot, dan 1 pip = 10 poin = 1 USD per lot.

Karena jumlah digits beda-beda, pip di satu instrumen nggak sebanding sama pip di instrumen lain — yang sebanding cuma dolar per lot. Spread median hasil pengukuran: EURUSDm 0,8 pip = 8,00 USD per lot bolak-balik, XAUUSDm 24,0 pip = 240 poin = 24,00 USD per lot. Angka spread jalan terus ngikutin pasar, ini cuma median 24 jam saat pengukuran. Rincian emas ada di halaman kode dan spesifikasi emas XAUUSDm.

Selain spread, posisi yang nginep kena swap (biaya inap posisi). Swap posisi buy emas XAUUSDm tercatat −48,83 USD per lot per malam, dan tiap hari Rabu dihitung tiga kali (−146,49 USD); swap posisi sell emas 0,0. Buat EURUSDm swap buy −6,10 USD per lot per malam. Potongannya jatuh pas tengah malam server, yaitu sekitar 07:00 WIB. Angka swap berubah-ubah, jadi dicek lagi di Specification sebelum posisi ditinggal nginep.

Angka-angka itu dibaca langsung dari terminal: di MT4/MT5 klik kanan simbol di Market Watch lalu pilih Specification; di aplikasi MT5 Android/iOS buka tab Quotes, tap simbolnya, lalu pilih Properties. Sekalian lihat baris volume_min dan volume_step, karena nggak semua instrumen mulai dari 0,01. Hasil pengukurannya: JP225m minimum 1,0 lot dengan step 1,0, ETHUSDm 0,1, dan US500m 0,03 — jadi kalau hasil hitungan dibulatkan ke bawah jadi 0,01 di JP225m, ordernya bakal ditolak.

Kalkulator margin dan nilai pip ada di Personal Area (PA) — halaman akun Anda di situs Exness. Ketersediaan fiturnya cek langsung di sana. Gunanya buat nyocokin hasil hitungan manual, bukan buat gantiin.

BID, ASK, dan kenapa SL sell kena lebih cepat dari yang keliatan

Chart standar MT4/MT5 nggambar candle dari harga BID. Padahal posisi buy dan posisi sell nggak dipicu di harga yang sama, dan ini penyebab paling sering dari keluhan klasik: kena SL padahal candle di chart belum nyampe level itu.

Aturannya begini. Posisi buy dibuka di ASK dan ditutup di BID, jadi SL dan TP buy dicek terhadap BID — sama kayak garis candle di chart. Posisi sell dibuka di BID tapi ditutup di ASK, jadi SL dan TP sell dicek terhadap ASK, yang selalu lebih tinggi dari BID sebesar spread.

Efeknya kelihatan di angka. Spread XAUUSDm hasil pengukuran 240 poin. Kalau buat posisi sell Anda mau SL kepicu waktu chart (BID) naik 5.000 poin dari harga masuk, SL-nya perlu dipasang di 5.240 poin — 5.000 ditambah spread 240 — dan risikonya juga dihitung dari 5.240 poin itu, bukan dari 5.000. Selisihnya 240 × 0,1 USD = 24 USD per lot penuh. Kalau langkah ini dilewat, risiko posisi sell selalu kehitung lebih kecil dari yang sebenarnya.

Buat posisi buy nggak ada tambahan di sisi SL, tapi harga masuknya ASK: begitu posisi kebuka, angkanya udah minus sebesar spread. Ini normal, bukan error terminal. Posisi yang masih jalan dan angkanya naik-turun sering disebut floating.

Kalau SL atau TP ditolak: Invalid S/L or T/P

Penjelasan yang paling sering beredar — level ketolak karena kedeketan sama harga sekarang — nggak cocok sama hasil pengukuran. Parameter stops_level, yaitu jarak minimum stop, nilainya 0 poin di semua 23 instrumen yang diukur. Artinya broker nggak nentuin batas jarak tetap, jadi alasan itu bukan penyebabnya.

Penyebab riil error Invalid S/L or T/P biasanya salah satu dari empat ini. Pertama, SL atau TP ditaruh di sisi yang salah dari harga sekarang: SL buy harus di bawah harga dan TP buy di atas harga, kebalikannya buat sell. Kedua, harga jalan antara order dikirim dan diterima server, jadi level yang tadinya valid sekarang udah kelewat. Ketiga, pasar instrumennya lagi tutup — emas XAUUSDm libur sekitar 03:58–05:00 WIB tiap hari kerja. Keempat, volume yang diisi nggak sesuai volume_step instrumen.

Jam pasar tiap instrumen beda-beda, jadi sebelum nyalahin terminal cek dulu jam trading Exness per instrumen. Kalau yang muncul justru Off quotes, itu masalah lain: harga yang diminta udah nggak tersedia lagi.

SL disimpan di server — plus dua pengecualiannya

SL dan TP yang udah terkirim disimpan di sisi server broker, bukan di aplikasi. Terminal cuma nampilin. Karena itu posisi tetap jalan selama margin cukup, dan SL tetap dieksekusi meski HP mati, aplikasi ditutup, atau sinyal ilang.

Ada dua pengecualian yang justru ngerusak janji itu, dan dua-duanya sering nggak disebut. Pertama, trailing stop di MT4/MT5 dihitung sama terminal, bukan server: begitu terminal ditutup atau koneksinya putus, trailing-nya berhenti jalan dan yang tersisa cuma nilai SL terakhir yang sempat terkirim ke server.

Kedua, SL nggak ngelindungin dari gap. Kalau harga lompat ngelewatin level SL — paling sering pas pembukaan sesi baru setelah akhir pekan — posisi ditutup di harga pertama yang tersedia, bukan di level SL, dan kerugiannya bisa lebih besar dari yang direncanain. Praktisnya: sebelum akhir pekan, kasih SL jarak lebih longgar atau tutup posisinya. Harga eksekusi persis juga nggak dijanjiin: penundaan dan slippage bisa terjadi, dan nggak ada jaminan atas kecepatan maupun ketepatan eksekusi.

Dapat terjadi keterlambatan dan penyimpangan. Tidak ada jaminan mengenai kecepatan atau ketepatan eksekusi.

Keterangan di halaman ini berasal dari jawaban live chat Exness, bukan dokumen resmi — perlakukan sebagai indikasi. Kalau butuh konfirmasi buat akun sendiri, tanya langsung ke tim support Exness lewat live chat di Personal Area atau di aplikasi.

Margin call 60% dan stop out 0%: persennya dari apa

Dua angka ini sering disebut tanpa dijelasin persen dari apa. Dua-duanya margin level = ekuitas ÷ margin terpakai × 100%. Contoh: modal 100 dolar dengan margin terpakai 50 dolar berarti margin level 200%.

Di spesifikasi akun yang diukur, margin level yang turun ke 60% memunculkan peringatan — ini yang biasa disebut margin call (MC). Kalau terus turun sampai 0%, posisi ditutup paksa sama sistem: itu stop out.

Stop out di angka 0% gampang kebaca sebagai kelebihan, padahal bukan pelindung. Dia nggak nyetop kerugian — dia cuma nunda likuidasi sampai ekuitas di akun benar-benar habis. Makin lama posisi rugi dibiarin, makin besar kerugian yang kejadian sebelum sistem nutup sendiri. Yang beneran ngebatesin kerugian per posisi tetap SL yang dipasang sendiri.

CFD adalah produk kompleks yang berisiko tinggi dan nggak cocok buat semua orang. Kinerja masa lalu bukan indikasi hasil di masa depan. Pakai cuma dana yang siap ditanggung kerugiannya.

Pending order, modifikasi, dan nutup posisi

Pending order ditaruh di harga yang belum kesentuh. Di MT4/MT5: buka New Order, ganti kolom Type dari Market Execution jadi Pending Order, pilih tipenya (Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop, atau Sell Stop), isi kolom Price sebagai level pemicunya, isi Stop Loss dan Take Profit, atur Expiration kalau perlu, lalu klik Place. Di aplikasi MT5 Android/iOS: tap tombol New Order, ganti tipe order dari Market Execution ke tipe pending yang dimau, isi harga dan volume, lalu Place.

Order pending yang belum kepicu duduk di tab Trade, di bawah daftar posisi. Buat ganti harga atau SL/TP-nya: klik kanan lalu Modify. Buat batalin: klik kanan lalu Delete. Selama belum kepicu, order pending belum jadi posisi — jadi belum ada floating dan belum kena swap.

Nutup posisi yang lagi jalan: di MT4/MT5 klik kanan posisinya di tab Trade lalu pilih perintah penutupan (di MT5 tertulis Close Position, di MT4 Close Order), atau klik tanda silang di ujung kanan baris posisi. Di aplikasi MT5: buka tab Trade, tekan agak lama baris posisinya sampai muncul menu, lalu pilih Close. Nutup sebagian juga bisa — isi volume yang lebih kecil dari volume posisi, asal masih kelipatan volume_step instrumen.

Kalau lagi nggak ada MT4/MT5 di depan mata, semua langkah di atas bisa dijalanin dari browser lewat web terminal Exness.

Langkah OP di Exness lengkap dengan SL dan TP

  1. Tentuin dulu di harga berapa analisa Anda dianggap gagal — kalau harga sampai situ, alasan masuk udah nggak berlaku. Itulah level Stop Loss.
  2. Ukur jarak dari rencana harga masuk ke level itu dalam poin.
  3. Cek jaraknya jauh lebih lebar dari spread instrumen. Spread XAUUSDm hasil pengukuran 240 poin, jadi SL 200 poin di emas mustahil — levelnya udah ada di dalam spread dan kena di detik pertama.
  4. Tetapin berapa uang yang siap hilang kalau SL kena. Ini angka yang dipilih sendiri, bukan angka dari broker.
  5. Buka spesifikasi instrumen buat baca nilai per poin, volume_min dan volume_step: di MT4/MT5 klik kanan simbol di Market Watch lalu Specification; di aplikasi MT5 buka tab Quotes, tap simbolnya, lalu Properties.
  6. Hitung risiko satu lot penuh: jarak SL dalam poin × nilai per poin per lot. Buat posisi sell, tambahin spread ke jarak itu dulu — SL sell dicek terhadap ASK.
  7. Ukuran lot = uang yang siap hilang ÷ risiko satu lot penuh. Bulatkan ke bawah ke kelipatan volume_step instrumen, bukan otomatis ke 0,01.
  8. Cek margin: lot hasil hitungan harus ketutup margin bebas di akun. Kalau nggak muat, pakai lot yang lebih kecil — batasnya selalu yang paling kecil di antara dua hitungan ini.
  9. Kalau mau, cocokin hasilnya pakai kalkulator margin dan nilai pip di Personal Area; ketersediaan fiturnya cek langsung di sana.
  10. Buka jendela order: New Order di MT4/MT5 (atau tombol F9), atau tombol New Order di aplikasi MT5 dan Exness Trade. Isi volume hasil hitungan.
  11. Isi kolom Stop Loss dan Take Profit di jendela order yang sama, lalu kirim ordernya.
  12. Kalau kolom SL/TP nggak bisa diisi (mode Market Execution), kirim ordernya dulu, terus di tab Trade klik kanan posisinya → Modify → isi Stop Loss dan Take Profit, lalu simpan. Di aplikasi MT5: tab Trade, tekan agak lama baris posisinya, lalu pilih menu modifikasi.
  13. Cek tab Trade: kolom S/L dan T/P di baris posisi harus keisi angka, bukan kosong.

Kalau muncul Invalid S/L or T/P, itu bukan soal jarak minimum — hasil pengukuran nunjukin stops_level di 23 instrumen semuanya 0 poin. Cek sisi levelnya (SL buy di bawah harga sekarang, SL sell di atas), cek jam pasar instrumennya, dan cek volume-nya udah sesuai volume_step.

Jenis order dan kapan dipakai

Jenis orderDieksekusi ketikaDipakai untuk
Market orderLangsung, di harga pasar saat ituMasuk sekarang juga
Buy limitHarga turun ke level yang ditentuinBeli lebih murah dari harga sekarang
Sell limitHarga naik ke level yang ditentuinJual lebih mahal dari harga sekarang
Buy stopHarga naik nembus levelIkut arah setelah penembusan
Sell stopHarga turun nembus levelIkut arah setelah penembusan
Stop lossHarga lawan posisi: BID buat buy, ASK buat sellNgebatesin kerugian satu posisi
Take profitHarga searah posisi: BID buat buy, ASK buat sellNutup posisi di level target
Trailing stopTerminal nggeser SL waktu harga jalan searah posisiDihitung terminal, bukan server — berhenti kalau terminal ditutup

Trailing stop satu-satunya baris di tabel ini yang nggak hidup di server. Kalau posisi mau ditinggal, pasang stop loss biasa.

Harga pemicu SL dan TP: BID atau ASK

PosisiDibuka diDitutup diSL dan TP dicek terhadap
BeliASKBIDBID — sama dengan garis candle di chart standar
JualBIDASKASK = BID + spread, jadi kena lebih cepat dari yang keliatan di chart

Contoh di emas: spread XAUUSDm hasil pengukuran 240 poin. Buat posisi sell, level chart yang mau dipakai perlu ditambah 240 poin di kolom SL, dan risikonya dihitung dari jarak yang udah ditambah itu. Selisihnya 24 USD per lot penuh.

Contoh perhitungan ukuran lot (ilustrasi aritmetika, bukan saran)

LangkahContoh angka
InstrumenXAUUSDm (emas), digits 3, point 0,001, kontrak 100 ons
Uang yang siap hilang kalau SL kena50 USD
Jarak stop loss5 USD per ons = 5.000 poin
Nilai per poin untuk 1 lot0,1 USD
Risiko 1 lot penuh di jarak itu5.000 × 0,1 = 500 USD
Ukuran lot = 50 ÷ 5000,10 lot
Cek terhadap spread (240 poin)SL 5.000 poin ≈ 20 kali lebar spread; SL 200 poin bakal ada di dalam spread
Margin yang dibutuhkan untuk 0,10 lot≈ 202 USD (harga emas ~4.044 USD, leverage ~200)
Biaya spread saat masuk pada 0,10 lot240 × 0,1 × 0,10 = 2,40 USD
Biaya swap per malam pada 0,10 lot (posisi buy)≈ −4,88 USD; hari Rabu dihitung tiga kali
Kalau posisinya sell, jarak SL ditambah spread5.000 + 240 = 5.240 poin, risiko 1 lot jadi 524 USD

Spread, swap dan spesifikasi diukur pada feed MT5 Exness sendiri (akun Standard) 29 Juli 2026 dan bisa berubah kapan saja; margin ikut bergerak mengikuti harga emas. Contoh ini ilustrasi aritmetika, bukan rekomendasi ukuran posisi. Ukuran lot yang jalan di satu akun belum tentu jalan di akun lain.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara OP di Exness?
OP singkatan dari open posisi, alias buka posisi baru. Di MT4/MT5 klik New Order (atau tombol F9), pilih simbolnya, isi volume, isi Stop Loss dan Take Profit, lalu klik Buy atau Sell. Di aplikasi MT5 dan Exness Trade, tap New Order, atur volume dan level SL/TP, lalu pilih Buy atau Sell. Hitung dulu ukuran lot dari jarak SL sebelum ordernya dikirim.
Bagaimana cara pasang stop loss di Exness?
Isi kolom Stop Loss di jendela order sebelum order dikirim. Kalau kolomnya nggak aktif karena mode Market Execution, kirim dulu ordernya, terus di tab Trade klik kanan posisinya, pilih Modify, isi Stop Loss, lalu simpan. Di aplikasi MT5: buka tab Trade, tekan agak lama baris posisinya, lalu pilih menu modifikasi. Habis itu cek kolom S/L di baris posisi udah keisi angka.
Bagaimana cara take profit di Exness?
Jalurnya sama dengan stop loss: kolom Take Profit ada di jendela order yang sama, dan bisa juga ditambahin belakangan lewat Modify pada posisi yang udah jalan. TP buy ditaruh di atas harga sekarang, TP sell di bawah harga sekarang. Kalau kebalik, terminal nolak dengan pesan Invalid S/L or T/P.
Bagaimana cara pending order di Exness?
Di MT4/MT5 buka New Order, ganti Type dari Market Execution ke Pending Order, pilih Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop atau Sell Stop, isi kolom Price sebagai level pemicu, isi Stop Loss dan Take Profit, atur Expiration kalau perlu, lalu klik Place. Di aplikasi MT5 pilih tipe pending di jendela New Order, isi harga dan volume, lalu Place. Bedanya dengan market order: market order kena eksekusi langsung di harga pasar saat itu, pending order baru aktif kalau harga nyentuh level yang ditentuin.
Bagaimana cara close posisi di Exness?
Di MT4/MT5 klik kanan posisinya di tab Trade lalu pilih perintah penutupan (Close Position di MT5, Close Order di MT4), atau klik tanda silang di ujung kanan baris posisi. Di aplikasi MT5 buka tab Trade, tekan agak lama baris posisinya, lalu pilih Close. Nutup sebagian bisa dengan ngisi volume yang lebih kecil dari volume posisi, asal masih kelipatan volume_step instrumen.
Kenapa muncul error Invalid S/L or T/P?
Bukan karena jarak stop kedeketan sama harga: hasil pengukuran nunjukin parameter stops_level bernilai 0 poin di semua 23 instrumen, jadi broker nggak nentuin jarak minimum tetap. Penyebab yang biasa kejadian ada empat: SL atau TP ditaruh di sisi yang salah dari harga sekarang, harga jalan antara order dikirim dan diterima server, pasar instrumennya lagi tutup, atau volume yang diisi nggak sesuai volume_step.
Kenapa posisi sell kena SL padahal chart belum nyampe level itu?
Karena chart standar nggambar harga BID, sedangkan posisi sell ditutup di harga ASK. ASK selalu lebih tinggi dari BID sebesar spread, jadi SL sell kepicu waktu garis BID di chart masih kurang sejauh spread dari level SL. Di emas XAUUSDm spread yang diukur 240 poin, jadi selisihnya kelihatan jelas. Makanya buat posisi sell, spread ditambahin ke jarak SL waktu ngitung risiko.
Apa itu trailing stop dan apakah tetap jalan kalau terminal ditutup?
Trailing stop nggeser level stop loss ngikutin harga yang bergerak searah posisi. Di MT4 dan MT5 trailing stop dihitung sama terminal, bukan server, jadi begitu terminal ditutup atau koneksinya putus, trailing-nya berhenti dan yang tersisa cuma nilai SL terakhir yang sempat terkirim ke server. Kalau posisi mau ditinggal, pasang SL biasa.
Apakah stop loss tetap jalan kalau HP mati?
Iya, karena SL dan TP yang udah terkirim disimpan di sisi server broker, bukan di aplikasi, dan posisi tetap jalan selama margin cukup. Dua pengecualiannya: trailing stop yang dihitung terminal, dan gap harga — kalau harga lompat ngelewatin level SL, penutupan terjadi di harga pertama yang tersedia, bukan di level SL.
Berapa ukuran lot yang benar untuk pemula?
Nggak ada satu angka yang benar buat semua orang. Ukuran lot dihitung: uang yang siap hilang kalau SL kena dibagi (jarak SL dalam poin × nilai per poin per lot), lalu dibulatkan ke bawah ke kelipatan volume_step instrumen. Hasilnya masih harus muat di margin bebas akun, dan yang dipakai selalu angka yang lebih kecil dari dua batas itu. Volume minimum juga beda per instrumen: menurut spesifikasi yang diukur, JP225m mulai dari 1,0 lot, ETHUSDm 0,1, US500m 0,03.
Apa itu margin call (MC) dan stop out?
Dua-duanya batas otomatis yang dihitung dari margin level = ekuitas dibagi margin terpakai dikali 100%. Di spesifikasi akun yang diukur, margin call muncul di 60% dan stop out di 0%. Stop out 0% bukan pelindung: dia cuma nunda penutupan paksa sampai ekuitas habis, jadi kerugiannya justru bisa jalan lebih jauh sebelum sistem nutup. Yang ngebatesin kerugian per posisi tetap stop loss.
Apakah take profit wajib dipasang?
Nggak wajib, beda sama stop loss yang gunanya ngebatesin kerugian. Take profit cuma ngotomatisin penutupan di level target, dan bisa digantiin penutupan manual kalau posisinya emang dipantau terus. Yang nggak bisa digantiin waktu layar nggak diliatin justru stop loss.

Halaman Exness terkait